Cerita
Saturday, 01 November 2008 00:00
Written by Admin

Usia satu sampai tiga tahun adalah “masa keemasan” bagi orangtua untuk mengasah kemampuan berbahasa bayi mereka. Tahukah Moms, bayi dapat mempelajari hingga 13 juta kosa kata yang diucapkan orangtuanya. Namun, apabila orangtua enggan mengajak bayi mereka berbicara, maka jumlahnya turun menjadi 62 persen atau hanya menjadi 8 juta kosa kata.
Itu artinya, walaupun bayi belum dapat berbicara, sebagai orangtua Moms dapat berkomunikasi dengannya. Pasalnya, otak bayi berkembang sejak usia dini, mempelajari berbagai hal baru termasuk bahasa. Bahkan, bayi Anda dapat mengingat, dan mengenal dengan baik, apa yang orangtua mereka katakan, dan akan berpengaruh pada tingkah laku mereka kelak dewasa.
Usia satu sampai tiga tahun adalah “masa keemasan” bagi orangtua untuk mengasah kemampuan berbahasa bayi mereka. Salah satu caranya adalah dengan membacakan cerita bagi si kecil.
Berikut beberapa tipnya, seperti dikutip dari Jim Trelease dalam bukunya “Read Aloud Handbook: Mencerdaskan Anak dengan Membacakan Cerita Sejak Dini:
• Mulailah dengan buku bergambar yang memiliki beberapa kalimat saja di dalam satu halaman.
• Ketika membaca, gunakan rima untuk menstimulasi bahasa dan pendengaran si kecil.
• Untuk mendorong keterlibatan si kecil, minta dia untuk membalikkan halaman yang sedang dibaca.
• Atur tempo supaya sesuai dengan cerita. Pada bagian yang menegangkan, perlambat tempo dan rendahkan suara Anda.
• Buat poster yang bisa ditempelkan di tembok atau di belakang pintu supaya si kecil bisa melihat berapa banyak yang sudah dibacakan: gambar ulat, cacing, kereta api, pelangi, dan lain-lain. Juga tempelkan peta dunia di mana stiker kecil bisa ditempelkan di berbagai lokasi yang disebut dalam buku Anda.
Fitri Yulianti - Okezone



